Cegah Hipertensi, Wujudkan Masyarakat Sehat, Produktif dan Berkualitas. Mahasiswa Universitas Teuku Umar Gelar Skrining dan Penyuluhan Hipertensi di Desa Balai

22 Jul 2026 | Berita

SAMADUA-Aceh Selatan Dalam rangka meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan hipertensi, Mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Teuku Umar (UTU) Program Studi Kesehatan Masyarakat melaksanakan kegiatan penyuluhan kesehatan di Desa Balai, Kecamatan Samadua, Kabupaten Aceh Selatan. Kegiatan ini mengusung tema “Cegah Hipertensi, Wujudkan Masyarakat Sehat, Produktif, dan Berkualitas.”

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Keuchik Desa Balai, Bapak Safhadi, Bidan Desa Ibu Musriana, Amd.Keb, serta didampingi oleh Dosen Pendamping Lapangan Bapak Safrizal, S.K.M., M.Kes. Turut berpartisipasi dalam kegiatan ini mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Teuku Umar yang terdiri atas Wirda Hutabarat, Vistari Nadtasya, Velisa Natacha Putri, Mumparijah, dan Somina Kobak.

Penyuluhan diawali dengan penyampaian materi oleh Mumparijah mengenai pentingnya menjaga kesehatan melalui penerapan pola hidup sehat serta upaya pencegahan hipertensi sejak dini. Selanjutnya, Wirda Hutabarat memperkenalkan teh rimpang, minuman herbal berbahan dasar rempah-rempah alami yang dapat dimanfaatkan sebagai pendukung dalam menjaga kesehatan tubuh.

Materi kemudian diperdalam oleh Ibu Evy Julia Sary, Amd.Keb, yang menjelaskan secara komprehensif mengenai hipertensi, mulai dari pengertian, faktor risiko, dampak, hingga langkah-langkah pencegahannya. Beliau menyampaikan bahwa hipertensi merupakan penyakit yang sering tidak menimbulkan gejala, namun apabila tidak dikendalikan dapat meningkatkan risiko berbagai komplikasi, seperti penyakit jantung, stroke, dan gangguan ginjal.

Selain memberikan edukasi mengenai hipertensi, beliau juga menjelaskan manfaat teh rimpang yang diracik dari bahan-bahan alami, yaitu kunyit, jahe, serai, daun salam, dan jeruk nipis. Minuman herbal tersebut tidak hanya berpotensi membantu menjaga kestabilan tekanan darah, tetapi juga mendukung kesehatan pencernaan, membantu melancarkan sirkulasi darah, serta meningkatkan daya tahan tubuh. Teh rimpang dianjurkan untuk dikonsumsi satu kali sehari sebanyak satu gelas, baik pada pagi maupun malam hari, sebagai bagian dari penerapan gaya hidup sehat.

Keuchik Desa Balai, Bapak Safhadi, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan penyuluhan yang dilaksanakan oleh mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Teuku Umar. Menurut beliau, kehadiran mahasiswa tidak hanya memberikan edukasi mengenai pencegahan hipertensi, tetapi juga menghadirkan inovasi baru melalui pengenalan teh rimpang sebagai minuman herbal yang bermanfaat bagi kesehatan. Beliau juga menilai bahwa mahasiswa mampu membangun komunikasi yang baik dan berbaur dengan masyarakat, sehingga suasana kegiatan berlangsung hangat, interaktif, dan mudah diterima oleh warga. Harapannya, kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan sebagai bentuk kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam meningkatkan derajat kesehatan.

Masyarakat Desa Balai menunjukkan antusiasme yang tinggi selama mengikuti rangkaian kegiatan penyuluhan. Warga tampak aktif menyimak materi, mengajukan pertanyaan, serta mengikuti pemeriksaan tekanan darah yang diselenggarakan oleh mahasiswa. Selain itu, pengenalan teh rimpang menjadi salah satu sesi yang menarik perhatian masyarakat. Sebagian besar peserta mengaku baru pertama kali mengenal minuman herbal tersebut beserta kandungan dan manfaatnya bagi kesehatan, seperti membantu menjaga tekanan darah, melancarkan pencernaan, serta meningkatkan kebugaran tubuh. Melalui kegiatan ini, masyarakat memperoleh pengetahuan baru yang diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai salah satu upaya menjaga kesehatan dan mencegah hipertensi.

Sebagai tindak lanjut dari kegiatan penyuluhan, mahasiswa juga melaksanakan pemeriksaan tekanan darah (skrining hipertensi) kepada masyarakat Desa Balai. Kegiatan ini bertujuan untuk mendeteksi kondisi tekanan darah warga sejak dini sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin sebagai langkah pencegahan komplikasi akibat hipertensi. Melalui sinergi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, dosen pendamping, dan mahasiswa Universitas Teuku Umar, diharapkan kegiatan ini mampu meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya menjaga tekanan darah tetap normal, menerapkan pola hidup sehat, serta memanfaatkan bahan-bahan herbal lokal secara bijak sebagai pendukung kesehatan. Dengan demikian, diharapkan angka kejadian hipertensi di Desa Balai dapat ditekan sehingga tercipta masyarakat yang lebih sehat, produktif, dan berkualitas.

IM

Chandra