148 Mahasiswa Prodi Kesehatan Masyarakat UTU Laksanakan PBL II di Aceh Barat Daya dan Aceh Selatan

14 Jul 2026 | Berita

Meulaboh – Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Teuku Umar (UTU) kembali melaksanakan Praktik Belajar Lapangan II (PBL II) Tahun Akademik 2026/2027 dengan memberangkatkan 148 mahasiswa ke Kabupaten Aceh Barat Daya dan Kabupaten Aceh Selatan. Kegiatan akademik yang menjadi agenda tahunan Program Studi Kesehatan Masyarakat ini berada di bawah koordinasi Ketua Program Studi, Maiza Duana, M.Kes., dengan pelaksanaan teknis diketuai oleh TM Rafsanjani, M.Kes. selaku Ketua Panitia PBL II.

Pengantaran mahasiswa dilaksanakan pada 8 Juli 2026 di Kecamatan Tangan-Tangan, Kabupaten Aceh Barat Daya, dan dilanjutkan pada 9 Juli 2026 di Kecamatan Samadua, Kabupaten Aceh Selatan. Sebanyak 70 mahasiswa ditempatkan di Kecamatan Tangan-Tangan dan 78 mahasiswa di Kecamatan Samadua. Seluruh peserta akan melaksanakan PBL II selama hampir satu bulan dengan pendampingan 15 dosen pembimbing lapangan (DPL) di Kecamatan Tangan-Tangan dan 15 dosen pembimbing lapangan (DPL) di Kecamatan Samadua, serta bermitra dengan pemerintah desa di masing-masing lokasi pelaksanaan untuk mendukung kelancaran kegiatan akademik dan pemberdayaan masyarakat.

Rangkaian kegiatan pengantaran mahasiswa juga diisi dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Teuku Umar dengan Pemerintah Kecamatan Tangan-Tangan, Pemerintah Kecamatan Samadua, serta para keuchik di desa-desa lokasi PBL II pada kedua kecamatan tersebut. Penandatanganan kerja sama dilakukan oleh Ketua Program Studi Kesehatan Masyarakat, Maiza Duana, M.Kes., bersama Camat Tangan-Tangan, Jasmadi, S.Pd., Camat Samadua, M. Iqbal, S.H., dan para kepala desa sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat sinergi pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pendidikan, pengabdian kepada masyarakat, dan pengembangan program kesehatan berbasis kebutuhan masyarakat. Kerja sama ini diharapkan dapat menjadi landasan kolaborasi yang berkelanjutan antara Universitas Teuku Umar dengan pemerintah kecamatan dan pemerintah desa dalam mendukung pembangunan kesehatan masyarakat.

Sebagai Ketua Program Studi Kesehatan Masyarakat, Maiza Duana, M.Kes. dalam sambutannya menyampaikan bahwa PBL II merupakan mata kuliah lapangan yang dirancang untuk memberikan pengalaman belajar secara langsung kepada mahasiswa melalui proses identifikasi masalah kesehatan masyarakat, penentuan prioritas masalah, penyusunan rencana intervensi, pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat, hingga evaluasi hasil kegiatan.

Maiza menegaskan bahwa mahasiswa tidak hanya dituntut menguasai teori, tetapi juga mampu membangun komunikasi yang baik, menjunjung tinggi etika, menghormati adat istiadat setempat, serta menjalin kolaborasi dengan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, puskesmas, dan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, keberhasilan PBL II tidak hanya diukur dari laporan akademik yang dihasilkan, tetapi juga dari manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat selama mahasiswa berada di lokasi praktik.

“Kami berharap kehadiran mahasiswa dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui berbagai program promotif dan preventif yang disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat setempat. Jagalah nama baik Universitas Teuku Umar, bangun komunikasi yang santun, dan jadikan masyarakat sebagai mitra belajar,” ujar Maiza.

Sambutan Ketua Program Studi tersebut mendapat apresiasi yang sangat baik dari Camat Tangan-Tangan, Jasmadi, S.Pd., maupun Camat Samadua, M. Iqbal, S.H. Keduanya menyampaikan komitmen pemerintah kecamatan untuk mendukung penuh pelaksanaan PBL II dan berharap mahasiswa dapat bersinergi dengan pemerintah desa serta tenaga kesehatan dalam mengidentifikasi berbagai persoalan kesehatan sekaligus menghadirkan solusi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Kegiatan pelepasan di Kecamatan Tangan-Tangan dihadiri oleh Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Teuku Umar, Dr. T. Alamsyah, SKM., M.PH., bersama jajaran pimpinan fakultas, Ketua Program Studi Kesehatan Masyarakat, kepala puskesmas, mukim, para keuchik, dosen pembimbing lapangan, dan mahasiswa. Sementara itu, kegiatan di Kecamatan Samadua dihadiri oleh Wakil Dekan I Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Teuku Umar, Safrizal, M.Kes., yang mewakili Dekan, bersama unsur pemerintah kecamatan, kepala puskesmas, mukim, para keuchik, dosen pembimbing lapangan, dan mahasiswa peserta PBL II.

Ketua Panitia PBL II, TM Rafsanjani, M.Kes., menjelaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan telah dipersiapkan secara matang, mulai dari koordinasi dengan pemerintah daerah, pembagian kelompok mahasiswa, penempatan dosen pembimbing lapangan, hingga penyusunan jadwal kegiatan di masing-masing desa. Ia berharap seluruh rangkaian PBL II dapat berjalan lancar sehingga target pembelajaran maupun luaran akademik dapat tercapai secara optimal.

Selama pelaksanaan PBL II, mahasiswa akan melakukan pengumpulan data, analisis situasi kesehatan masyarakat, penyusunan program intervensi, edukasi kesehatan, implementasi kegiatan pemberdayaan masyarakat, hingga evaluasi. Sebagai luaran akademik, setiap kelompok diwajibkan menghasilkan laporan kegiatan, artikel ilmiah, poster edukasi, dan video dokumentasi yang akan dipresentasikan pada seminar hasil.

Melalui PBL II ini, Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Teuku Umar terus memperkuat komitmennya dalam mencetak lulusan yang unggul, profesional, serta mampu berkolaborasi dengan pemerintah dan masyarakat dalam mendukung pembangunan kesehatan yang berkelanjutan di Aceh.

IM

Chandra