Via Daring, BEM FPIK UTU Ikuti MUNAS AEMPIKSI ke-VII 2020
  • UTU News
  • 19. 10. 2020
  • 0
  • 258

MEULABOH – UTU | Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (BEM FPIK) Universitas Teuku Umar mengikuti Musyawarah Nasioal Aliansi Eksekutif Mahasiswa Perikanan dan Kelautan Seluruh Indonesia (AEMPIKSI) ke VII Tahun 2020, Minggu (18/10/2020) via aplikasi Zoom Cloud Meetings.

Dalam MUNAS AEMPIKSI 2020 yang diselenggarakan oleh BEM FPIK Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang, JawaTengah ini, BEM FPIK UTU dipercayakan sebagai Koordinator Wilayah 1 Sumatera. Kegiatan tersebut mengangkat tema "Kolaborasi AEMPIKSI dalam mendukung pembangunan Maritim Indonesia dengan gerakan peduli lingkungan".

Setiadi M Noor, Ketua BEM FPIK UTU kepada media UTU News mengatakan BEM FPIK UTU mendapatkan kepercayaan sebagai Koordinator Wilayah 1 Sumatera, hal tersebut berdasarkan berbagai potensi yang dimiliki oleh Universitas Teuku Umar.

"Aliansi Eksekutif Mahasiswa Perikanan dan Ilmu Kelautan Seluruh Indonesia (AEMPIKSI) dirumuskan untuk menjadi wadah intelektual isu-isu seputar perikanan dan kelautan yang terjadi di seluruh Indonesia." Katanya

Lanjutnya, adapun pembahasan dalam Musyawarah Nasional AEMPIKSI ke VII yaitu penyusunan landasan AEMPIKSI, Penentuan Koorpus, Koorsu, Koormed, dan Koorwil, serta pembahasan isu masing-masing wilayah.

"Isu dari masing masing wilayah berupa pencemaran laut yang terkenal dengan marine debris, Konservasi di Perairan Sawu, Pembabatan Hutan Mangrove dan Reklamasi Pantai dalam zona konservasi dan wilayah hukum adat serta kearifan lokal." Jelasnya.

Terakhir, dengan adanya AEMPIKSI semoga peran mahasiswa kita lebih kritis dalam kemajuan maritim indonesia khusunya di Wilayah 1 Sumatera terkait dengan isu-isu strategis kelautan dan perikanan di wilayah Sumatera.

Aliansi Eksekutif Mahasiswa Perikanan dan Ilmu Kelautan yang selanjutnya disebut dengan AEMPIKSI adalah salah satu aliansi yang ada di Indonesia dan memiliki sejarah yang cukup panjang. Pada Tahun 2011 Aliansi ini awalnya bernama Aliansi BEM FPIK seluruh Indonesia yang terbentuk atas dasar rasa keresahan bersama mahasiswa-mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) akan kondisi dan sistem dalam ranah kelautan dan perikanan. Dalam hal ini pelibatan mahasiwa dalam mengawal dan mengkritisi kebijakan pemerintah khususnya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) harus dipertegas kembali.


Kegiatan MUNAS AEMPIKSI Ke-VII ini diikuti oleh 50 orang perwakilan mahasiswa yang tak lain merupakan delegasi Aliansi Eksekutif Mahasiswa Perikanan dan Kelautan Seluruh Indonesia (AEMPIKSI) Mulai dari Wilayah 1 Universitas Teuku Umar, Wilayah 2 Unpad, Wilayah 3 Undip, Wilayah 4 Udayana, Wilayah 5 Undana. Mengingat pandemi Covid-19 bergerak dengan cepat dan menyebar melalui satu manusia ke manusia lain maka, kegiatan acara MUNAS AEMPIKSI Ke-VII ini dilakukan hanya perwakilan pengurus inti saja dan yang lainnya dilakukan secara virtual. (Aduwina Pakeh / Humas UTU).

Komentar :

Lainnya :