Sherly Annavita Launching Komunitas Riset Ilmiah dan Penalaran Mahasiswa di UTU
  • UTU News
  • 18. 12. 2019
  • 0
  • 1676

MEULABOH, UTU - Sherly Annavita Rahmi atau yang lebih dikenal Sherly, millenial influencer dan motivator indonesia mengisi Sharing Motivation dan Launching Komunitas Riset Ilmiah dan Penalaran (RI PENA) Universitas Teuku Umar (UTU), Senin, 16 Desember 2019.

Komunitas Riset Ilmiah dan Penalaran Universitas Teuku Umar (RI PENA UTU) diinisiasi dan dibentuk oleh beberapa mahasiswa UTU, diantaranya Ibnu maja dan M. Satrijal sebagai founder, dengan Team Formatur Asrudi Riski, Usman Arifin, Ali Mahyu K, Dian Saputra, Zulkifli, Dwi Purnomo, Cut Lena Riza, Evi Surianti, Riza Afriani, dan Sri Devfa. Founder dan Team formatur merupakan para maahsiswa yang telah mendulang beragam prestasi baik ditingkat Regional maupun Nasional.

Dian Saputra, selaku ketua panitia dalam laporannya mengatakan bahwasannya kegiatan yang mengangkat tema "Millenial Mengguncang Dunia" ini merupakan kegiatan pertama sekaligus launching Komunitas Riset Ilmiah dan Penalaran Universitas Teuku Umar (RI PENA UTU). Dihadapan Wakil Rektor III UTU, Dian berharap kehadiran Komunitas Riset Ilmiah dan Penalaran ini dapat menjadi tempat berproses bagi mahasiswa Universitas Teuku Umar, dalam membentuk pribadi aktif dan kritis.

“Semoga nantinya, komunitas ini dapat bertransformasi menjadi Unit Kegiatan Mahasiswa, (UKM)” harapnya.

Sementara itu, Wakil Rektor III UTU Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Mursyidin, MA menyambut baik kegiatan yang dilakukan Komunitas Riset Ilmiah dan Penalaran. Menurutnya, hal tersebut sangat berguna untuk pengembangan skill mahasiswa di bidang penulisan dan riset, terlebih komunitas ini mampu mendatangkan pemateri berkelas Nasional.

“Menulis dan riset menjadi satu kegiatan yang sangat diperlukan dalam pengembangan karya mahasiswa, oleh karena itu kami sangat mendukung dan mengapresiasi atas terbentuknya komunitas ini” ujarnya.

Lanjutnya, keaktifan Komunitas Riset Ilmiah dan Penalaran dengan berbagai kegiatan, akan menjadi pertimbangan untuk dibentuk menjadi unit kegiatan mahasiswa di Universitas Teuku Umar (UTU).

Ibnu maja selaku Founder RI PENA UTU mengatakan di bentuk nya Komunitas ini bertujuan untuk menampung aspirasi mahasiswa Universitas Teuku Umar sebagai wadah untuk menyalurkan bakatnya dan mengasah bakat itu untuk menjadi lebih baik lagi, menjadi wadah bagi mahasiswa yang memiliki keinginan kuat untuk berprestasi mengikuti even-even mahasiswa baik ditingkat regional maupun Nasional. Juga sebagai upaya meningkatkan daya Literasi mahasiswa Universitas Teuku Umar.

Sherly Annavita menyampaikan apresiasinya atas keinginan besar dari adik-adik mahasiswa UTU dan berhasil mewujudkan satu komunitas positif sebagai wadah pengembangan diri mahasiswa. "Saya berkeyakinan komunitas ini nantinya akan besar dan melahirkan mahasiswa-mahasiswa hebat yang akan berprestasi ditingkat Nasional bahkan Internasional.

Dara kelahiran Lhokseumawe yang aktif mengikuti berbagai ajang perlombaan, seperti MTQ, pidato, dan karya tulis sejak SMP sampai kuliah itu dalam paparannya banyak berbicara tentang milenial, yang dikaitkan dengan perkembangan teknologi yang ada.

"Di era revolusi industri 4.0 ini, mahasiswa dituntut untuk pro aktif memanfaatkan perkembangan teknologi. Internet jika dimanfaatkan secara positif oleh para maahsiswa maka akan membantunya menjadi seorang yang berprestasi". Katanya

Lebih lanjut, alumni Swinburne University of Technology Australia ini mendorong mahasiswa UTU untuk melakukan perubahan. Perubahan itu ada dua yaitu evolusi dan revolusi. "Mulailah dari melakukan perubahan-perubahan kecil dilingkungan anda, Komunitas ini adalah tempat yang tepat untuk mewujudkannya". Kata Sherly disambut tepukan gemuruh dari peserta.

"Jangan takut gagal, sebelum mencoba, berfikir dan bertindaklah untuk melakukannya. Terus belajar kepada orang-orang yang sudah duluan meraih sukses. Terus perkaya diri dengan pengetahuan lewat membaca dan menulis. Anda itu memiliki peluang yang sama untuk meraih sukses, maka teruslah berjuang hingga sukses itu berhasil diraih". Tutupnya (Aduwina / Humas UTU).

Lainnya :