Sambut Tahun Baru Hijriah 1442 H, BEM FKM UTU adakan TA-MU

Meulaboh - Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Teuku Umar (BEM FKM UTU) Periode 2019-2020 selenggarakan program kerja keagamaan yakni Tausiah Muharram (TA-MU) dengan tema "Menjadikan Tahun Baru Islam sebagai Wadah Introspeksi dan Meningkatkan Kualitas Iman dan Hati ditengah Pandemi" dalam rangka memperingati Tahun baru Islam 1442 Hijiriah melalui akun media sosial Instagram dengan nama akun : @bemfkm_utu yang diselenggarakan secara langsung (live streaming) pada hari Sabtu, tanggal 22 Agustus 2020 pukul 09.00-12.00 WIB.

Kegiatan ini dihadiri oleh Dekan FKM UTU Prof. Dr. drh. Darmawi, M.Si yang diwakili oleh Wakil Dekan I FKM Safrizal, SKM, M.Kes, selain itu kegiatan ini terbuka untuk umum sehingga peserta terdiri dari mahasiswa/i di lingkup  Universitas Teuku Umar. Adapun seluruh jajaran BEM FKM UTU yang berjumlah 45 turut ikut berhadir, diantaranya Ketua BEM Novriadi Ihsan, Wakil Ketua BEM Lili Rahmawati, Sekretaris Jenderal Fedia Rizkita, Bendahara Muni, Ketua dan anggota Divisi yang terdiri dari 7 Divisi, diantaranya: Divisi Agama, Divisi Pengabdian Masyarakat, Divisi Olahraga dan Seni, Divisi Peningkatan Sumber Daya Manusia (PSDM), Divisi Informasi dan Komunikasi, Divisi Kewirausahaan, dan Kelompok Kerja Ikatan Senat Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Indonesia (POKJA ISMKMI).

Novriadi Ihsan, Ketua BEM FKM UTU menyampaikan “kegiatan ini merupakan salah satu program kerja dari Divisi Agama, dimana merupakan salah satu ajang silaturrahmi dan meningkatkan keimanan  ditengah pandemic corona yang melanda”ungkapnya. Adapun yang menjadi pemateri dalam kegiatan ini adalah Ust. Nouvan Moulia, Lc, MA.

Kegiatan ini dilaksanakan tepat pada pukul 09:00 WIB, dengan dipandu oleh moderator yaitu Zulmahendi yang merupakan salah satu anggota BEM FKM UTU. Pembukaan Kegiatan ini dilakukan oleh Dekan FKM UTU yang kemudian diwakilkan oleh Wakil Dekan l Safrizal, SKM, M.Kes. dimana pada kesempatan tersebut mengutip ayat Suci Al-Qur’an "Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum hingga mereka mengubah diri mereka sendiri,”(QS.Ar-Ra'd:11). Dimana dari ayat tersebut dapat kita ambil pelajaran yang bisa kita jadikan momentum untuk merubah diri menjadi lebih baik dari sebelumnya dengan keyakinan hati dan keteguhan yang harus kita tanamkan dalam diri."Ungkap Safrizal.

Ust. Nouvan Moulia, Lc., MA., dalam tausyiahnya menyampaikan beberapa poin yang salah satunya adalah "untuk meningkatkan kualitas iman haruslah ikhlas dalam melakukan shalat dan niatkan semata-mata hanya karna Allah SWT, dan apabila menunda-nunda shalat wajib akan menyebabkan kualitas iman akan sangat terganggu”ungkapnya

Selain itu di akhir sesi  Ust. Nouvan Moulia, Lc., MA berpesan 3 hal, diantranya :

  1. kita bisa menjadikan waktu untuk bermuhasabah diri kita, mengingat dosa-dosa yang sering dilakukan di tahun-tahun sebelumnya.
  2. Kita dapat meningkatkan kualitas iman kita dengan cara meningkatkan kualitas ibadah, terutama ibadah wajib yaitu sholat 5 waktu dan ibadah-ibadah Sunnah lainnya.
  3. Terakhir untuk meningkatkan Kualitas hati, butuh peningkatan kualitas berdzikir kepada Allah SWT dimanapun berada, karena dzikir bisa mengingatkan kita akan Allah dan bisa menjauhkan dari prasangka buruk terhadap makhluk-makhluknya.

Lainnya :