Penuhi Tuntutan Zaman, UTU Buka Prodi Gizi dan Teknologi Informasi
  • UTU News
  • 23. 01. 2020
  • 0
  • 907

MEULABOH, UTU - Menjelang penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2020/2021, Universitas Teuku Umar(UTU) kembali menambah dua prodi baru untuk tingkat program sarjana (S1), yaitu Program Studi Teknologi Informasi dan Program Studi Gizi. Kedua prodi baru ini masing-masing ditempatkan di bawah Fakultas Teknik dan Fakultas Kesehatan Masyarakat. Dengan bertambahnya dua prodi baru ini, berarti UTU hingga kini terdapat 20 program studi dari 6 Fakultas.

Kepastian bertambahnya dua prodi baru ini didapati berdasarkan salinan surat keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI nomor 48/M/2020 tertanggal 10 Januari 2020 tentang izin pembukaan Program Studi Teknologi Informasi program sarjana dan Program Studi Gizi program Sarjana pada Universitas Teuku Umar di Kabupaten Aceh Barat yang ditujukan kepada Rektor UTU.

Rektor Universitas Teuku Umar, Prof. Dr. Jasman J. Ma'ruf, SE., MBA menyatakan bahwa kehadiran kedua prodi ini merupakan jawaban atas permasalahan bangsa kita yang sedang dihadapi saat ini, yaitu permasalahan stunting (kerdil). Upaya pencegahan stunting merupakan program nasional yang sedang digalakkan oleh pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin.

Pencegahan stunting membutuhkan detail kebijakan yang dimulai dari tersedianya sumber daya penyuluh kesehatan ibu dan bayi. Stunting dimulai saat bayi dalam kandungan, terkait asupan gizi ibu dan asupan gizi yang tak seimbang saat balita.

"Oleh karena itu, hadirnya program studi gizi sebagai jawaban dari permasalahan yang dihadapi oleh Indonesia, khususnya Aceh. Sesuai dengan arah kebijakan pemerintahan Presiden Jokowi saat ini dalam upaya penurunan angka stunting di berbagai daerah. Untuk itu perlu kita dukung dengan mempersiapkan sumber daya yang memadai melalui program pendidikan sarjana gizi." Kata Rektor.

Yang melatar-belakangi lahirnya prodi Teknologi Informasi merupakan jawaban atas tuntutan zaman di era revolusi industri 4.0 ini dimana teknologi merupakan sebuah keharusan dalam setiap sendi kehidupan. Baik itu dalam dunia kerja, usaha dan lain-lain.

"Saat ini kita memasuki era digitalisasi, hampir semua bidang pekerjaan terkoneksi dengan teknologi termasuk sektor agro dan marina. Kita perlu mempersiapkan sumber daya yang mampu mengikuti perkembangan zaman, antara lain kebijakan pemerintah pusat terkait "tol langit" yaitu konektivitas antar wilayah seluruh Indonesia perlu mendapat dukungan dari semua pihak. Kita selaku Perguruan Tinggi Negeri (PTN) merasa terpanggil untuk merespons kebijakan strategis nasional tentang pemanfaatan teknologi informasi dalam pembangunan wilayah.” Lanjut Rektor.

Oleh karena itu, UTU yang memiliki core product agro and marine industris yaitu menghasilkan produk makanan baik dari sumber laut maupun darat yang dapat dimanfaatkan untuk kampanye penurunan stunting serta meningkatkan taraf hidup masyarakat. Untuk menyebarluaskan hasil produk agro and marine ini diperlukan teknologi informasi termutakhir. Maka sesuailah kedua program studi baru ini dilahirkan dengan visi UTU sebagai sumber inspirasi dan referensi dalam industri berbasis agro dan marina.” Tutup Rektor Prof. Jasman. (Aduwina / Humas UTU).

Komentar :

Lainnya :