FPIK UTU Gandeng WCS-IP dan KSDA Aceh, Bahas Penataan Taman Wisata Alam Kepulauan Banyak, Aceh Singk
  • UTU News
  • 25. 09. 2020
  • 0
  • 349

MEULABOH - UTU | Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Teuku Umar mengadakan rapat koordinasi berkaitan penataan Taman Wisata Alam (TWA) Kepulauan Banyak, Aceh Singkil di Aula Gedung Terintegrasi, Kampus UTU Rabu (23/9).

Kegiatan yang dihadiri sekitar 40 orang peserta ini terlaksana atas kerjasama FPIK UTU dengan Wildlife Conservation Society Indonesia Program (WCS-IP) dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA). Adapun peserta yang hadir diantaranya unsur Pemerintah Kabupaten Aceh singkil, Universitas Syiah Kuala, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Aceh dan Kabupaten Aceh Singkil serta jajaran pimpinan Fakultas Perikanan dan ilmu Kelautan.

Rektor UTU, Prof. Dr. Jasman J. Ma'ruf, SE., MBA dalam sambutannya menyampaikan rasa senang dan optimisnya atas kerjasama yang telah terbangun antara FPIK-UTU, WCS-IP dan BKSDA Aceh.

"Sangat penting bagi kita menjaga dan melestarikan lingkungan laut karena potensi wilayah perairan Barsela yang sangat besar." Kata Prof Jasman yang juga pernah menjadi konsultan di Kabupaten Aceh Singkil.

Sementara Dekan FPIK UTU, Prof. Dr. M. Ali S, M.Si menyambut baik terjalinnya kerjasama dalam bidang survey ini, harapannya dapat terbangun kerjasama yang berkelanjutan atau jangka panjang sehingga akan banyak ide-ide kreatif yang dapat direalisasikan dalam kegiatan-kegiatan kolaborasi selanjutnya.

Prof Ali S mengatakan rakor ini bertujuan untuk mendapatkan masukan dan saran terhadap rencana kegiatan yang akan dilakukan.

"Dengan adanya kerjasama antara FPIK UTU, WCS-IP dan BKSDA Aceh diharapkan dapat memberikan hasil evaluasi kawasan yang baru serta rekomendasi kawasan sehingga data hasil monitoring yang diperoleh tim nantinya dapat digunakan oleh user dalam hal ini pemangku kepentingan dalam proses pengambilan kebijakan yang lebih baik demi kemakmuran masyarakat pesisir khususnya pada wilayah Taman Wisata Alam Kepulauan Banyak." Pungkasnya

Profil TWA Pulau Banyak

Kawasan Konservasi Taman Wisata Alam (TWA) Kepulauan Banyak merupakan sebuah gugusan pulau kecil dan perairan,  terletak di Samudera Hindia bagian Barat Pulau Sumatera, Wilayah Kabupaten Aceh Singkil, Provinsi Aceh. TWA Pulau Banyak memiliki luas sekitar 255.585,39 hektar, dengan luas perairan mencapai 228.182,86 hektar (89,3% dari luas kawasan) dan luas daratan mencapai 27.402,53 hektar natau 10,7% dari luas kawasan serta memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi. TWA Pulau Banyak memiliki potensi sumber daya laut dan keanekaragaman hayati yang tinggi, seperti ekosistem terumbu karang, ekosistem mangrove, ekosistem lamun serta tempat bertelurnya penyu.

Untuk mengelola potensi besar sumber daya pesisir dan laut di TWA Pulau Banyak, diperlukan upaya sistematis untuk mencapai efektivitas pengelolaan. Salah satunya adalah memastikan ketersediaan data terkini baik data ekologi maupun data sosial ekonomi sebagai basis evaluasi efektivitas pengelolaan Kawasan.

Atas dasar itu FPIK UTU menjalin kerjasama dengan WCS IP dan KSDA Aceh untuk menyusun langkah strategis pengelolaan TWA Pulau Banyak serta mengkonsultasikan rencana pelaksanaan survey yang akan mendukung ketersediaan data-data penting menunjang pengelolaan kawasan. (Aduwina Pakeh / Humas UTU).

Lainnya :