FKM UTU Kuatkan Kerjasama dengan Perguruan Tinggi di Thailand
  • UTU News
  • 18. 02. 2020
  • 0
  • 549

MEULABOH - UTU | Internasionalisasi di era disruptive merupakan suatu keniscayaan bagi perguruan tinggi. Menyikapi itu, Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Teuku Umar (UTU) Prof Dr. drh. Darmawi, M.Si bersama Wakil Dekan II FKM UTU Susy Sriwahyuni S, SKM, M.Si, dan didampingi seorang dosen Arfah Husna, SKM, MKM melaksanakan kunjungan kerjasama ke Pathumthani University, Thailand. 17 Februari 2020.

Sehari sebelumnya 16 Februari 2020, Prof Dr. drh. Darmawi, M.Si bersama dua dosen lainnya menjadi pembicara pada 7th National and International Conference 2020 yang dilaksanakan di Pathumthani University, Thailand, (15-17/02/2020).

Dalam konferensi tersebut, Delegasi FKM UTU bergabung bersama 241 presenter yang berasal dari Indonesia, Thailand, Myanmar, Bangladesh, dan India. Kegiatan yang dihadiri Perdana Menteri Thailand tersebut melibatkan 146 presenter nasional dan 95 presenter internasional dengan total peserta conference yang hadir lebih dari 1.000 orang.

Konferensi yang mengangkat tema “Economic and Social Sustainability trough Knowledge based and Innovation Management” ini menghadirkan enam pembicara utama yakni Prof. Dr. Stefan Stein, Germany; Prof. Dr. R.P. Benerjee, India; Prof. Wanwipha Tailungka, Thailand; Dr. dr. Muhammad Isman Yusuf, Sp.S, Indonesia, Dr. Suvit Maisincee, Minister of Science and Technology, Thailand, dan Dr. Abdullah Zulkifli, Minister Counsellor of The Embassy of The Republic of Indonesia.

Dekan FKM UTU, Prof. Darmawi kepada media UTU.News menyampaikan dalam kunjunganya kali ini selain mempresentasikan hasil penelitian kami, disini kami mewakili Universitas Teuku Umar untuk melakukan penandatanganan MoU antara UTU dengan Pathumthani University, dan dilanjutkan dengan Penandatanganan MoA antara FKM UTU dengan FKM Pathumthani University. Jelasnya

Dalam pertemuan terbatas dengan pimpinan Pathumthani University dibahas tentang peluang short course program, konferensi internasional, Kuliah Teleconference dan Beasiswa PhD Program juga membuka adanya peluang kerjasama dalam exchange student.

Upaya-upaya internasionalisasi yang telah dilakukan bertujuan untuk mewujudkan visi UTU sebagai kampus sumber Inspirasi dan Referensi. Tutup Prof. Darmawi. (Aduwina / Humas UTU).

Komentar :

Lainnya :