Bantu Korban Banjir Rob, Resimen Mahasiswa UTU Sebar Paket Sembako
  • UTU News
  • 13. 07. 2020
  • 0
  • 866

MEULABOH - UTU | Di tengah pandemi Covid-19 yang kasusnya kian memuncak, beberapa daerah di tanah air mengalami musibah lain. Banjir rob melanda beberapa daerah pesisir di Indonesia, salah satunya melanda pesisir Kota Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, Minggu (12/7/2020).

Banjir berasal dari gelombang pasang purnama itu melanda beberapa desa di Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat sejak dua hari terakhir masih menggenangi rumah warga. Diantara desa yang terdampak langsung banjir tersebut adalah Desa Pasir, Desa Kampung Belakang, Desa Suak Indrapuri, Desa Ujung Kalak dan Desa Suak Ribee.

Merespons kondisi tersebut, sejumlah Anggota Resimen Mahasiswa Universitas Teuku Umar (Menwa UTU) menyerahkan bantuan dalam bentuk Sembako kepada warga yang terdampak banjir Rob di Gampong Pasir, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, Aceh, Senin (13/7/2020). Pemberian bantuan ini bertujuan untuk meringankan beban warga yang terdampak di tengah Pandemi Covid-19 yang juga sedang mengancam.

"Bantuan yang diberikan berupa beras 5 karung, mie instan 15 dus dan 12 bambu minyak goreng," kata Komandan Satuan Menwa 112/JP-UTU, Tarmizi.

Lanjutnya, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk empati Sat Menwa 112/JP UTU kepada masyarakat yang terkena musibah banjir rob. Menwa mencoba bersinergi dengan beberapa pihak yang telah ikut untuk membantu meringankan beban para korban.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Dansat Menwa bersama Pembina Menwa UTU melalui Sekdes dan disaksikan warga setempat beserta anggota Menwa UTU lainnya. Tarmizi menjelaskan bantuan sembako ini dari dana yang dikumpul dari warga meulaboh selama satu hari di perempatan jalan Kota Meulaboh.

"Memang tidak begitu banyak yang bisa kami bantu. Sedikitnya bisa meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah banjir rob dikondisi pandemi Covid-19 ini," tambah Tgk. M. Edi Heranda, SKM selaku pembina Menwa UTU.

Dari hasil tinjauan langsung anggota Sat Menwa 112/JP UTU yang turun ke lapangan, didapati ratusan rumah warga di beberapa desa di pesisir Kota Meulaboh terkena rob. Ini menyebabkan beberapa pemukiman dan lokasi usaha warga tergenang air. Akibatnya, banyak warga yang mengalami kerugian akibat peristiwa ini.

Terlebih, mayoritas warga di sepanjang pesisir kota tersebut menggantungkan nasibnya sebagai nelayan. Musibah banjir rob ini turut memukul perekonomian warga yang menjadi korban. (Aduwina Pakeh / Humas UTU).

Komentar :

Lainnya :